Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2018

Percakapan Terakhir

Siang hari itu gue sedang asik-asiknya bekerja di salah satu percetakan di daerah Depok. Maklum karyawan baru. Tidak terlalu ramai pelanggan yang datang waktu itu, menjelang liburan akhir tahun. Gue masih memandangi jalanan dengan tatapan kosong, sambil beberapa kali menyeruput teh hangat yang sudah disiapkan di meja gue. Beberapa saat kemudian ponsel gue berbunyi, sebuah pesan singkat whatsapp datang dari sahabat gue, namanya Bunga. Kami sudah bersahabat cukup lama, sudah sekitar 4 tahunan. Gue mengenal Bunga dari perkenalan pertama kami disebuah sekolah. Tidak, kami tidak satu sekolah, Bunga dan gue belajar disekolah yang berbeda. Karena waktu itu ada sebuah event disebuah sekolah di Jakarta Selatan, gue tidak terlalu ingat event seperti apa tapi kalau tidak salah lomba futsal antar sekolah. “Fin, lagi dimana?” Gue menatap pesan singkat itu, sedikit terkejut ketika tahu Bunga tiba-tiba bertanya sama gue. Kita sudah jarang kontak-kontakkan, bahkan tidak pernah sama sekali semenja...

Mobil Bekas

“Udah  lama  ya gue nggak kesini?” Tanya gue sambil berusaha mengingat-ngingat kapan terakhir kali datang ke tempat ini, tempat dimana semuanya berawal. “Entahlah, gue lupa.” Jawab teman gue yang masih mengorek-ngorek tumpukan buku absen di meja guru. Gue dan Dika mampir sekejap ke SMP kami dahulu. Sekarang gedung ini sudah di renovasi menjadi lebih baik, menjadi lebih, menjadi lebih pantas disebut sebagai sebuah sekolah. Banyak kenangan tersimpan disini, banyak tawa, sedih dan yang lainnya terkumpul disini. Mata gue masih menyapu tempat ini dari ujung ke ujung. Ruang kelas ini adalah saksi bahwa kami pernah sesekali meributkan hal sepele tentang perempuan. Di kelas ini menjadi saksi bisu bahwa aku pernah ditolak seorang perempuan dan disuraki banyak orang dari kejauhan. Banyak hal yang tersimpan rapih dan berada di paling dalam ingatan. Rasanya menyenangkan ketika kita menyadari sesuatu bahwa dahulu kita pernah menjadi bagian dari sesuatu. Gue pernah jadi bagian dari ses...

Kematian

Beberapa hari yang lalu tetangga gue meninggal dunia. Ya, pergi ke tempat yang lebih menenangkan kata sebagian besar orang. Malam itu hari Kamis sehari sebelum libur tahun baru Islam. Sangat menyayangkan ketika berada dihari yang menyenangkan bagi seluruh umat muslim, pergilah salah satu saudara kita yang muslim. Sedikit menyedihkan. Selepas pulang kerja gue mulai mengikuti pengajian yang diadakan oleh sang pemilik rumah, gue mulai bercampur dengan bapak-bapak yang tidak terlalu akrab dengan gue. Gue adalah orang yang super sibuk, tidak terlalu super sebenarnya tapi memang waktu gue dirumah hanya gue habiskan sekitar 12  jam. 8 jam untuk tidur dan sisanya hanya makan dan menulis Diary seperti ini. Jadi gue tidak terlalu akrab dengan para tetangga. Gue tahu itu salah, karena itu gue mencoba memperbaikinya perlahan. Malam itu dingin sekali, bukan karena cuaca. Tapi entah mengapa perasaan gue berkata seluruh alam semesta mendoakan juga sedih melihat salah satu penghuni nya mening...